Berita

Sekretaris Umum DPD PKS Kota Bogor, Dedi Mulyono/RMOLJabar

Nusantara

PKS Gagal Capai Target Kursi DPRD Kota Bogor

SABTU, 24 FEBRUARI 2024 | 09:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perolehan suara PKS Kota Bogor pada Pemilu 2024 belum sesuai harapan. Merujuk real count internal partai, PKS Kota Bogor hanya mampu mendapat 11 kursi dari 21,01 persen suara.

Sekretaris Umum DPD PKS Kota Bogor, Dedi Mulyono mengatakan, partainya menargetkan dua kali lipat atau 20 kursi DPRD Kota Bogor, dari capaian sebelumnya yang mendapat 10 kursi di Pemilu 2019.

Namun dalam perjalanannya, kata dia, kontestasi politik itu dinamis dan penuh persaingan yang ketat. Sehingga PKS di Pemilu 2024 hanya bisa menambah 1 kursi, dari 10 menjadi 11 kursi.


"Ya, tentu ini tidak sesuai harapan PKS. Karena memang kita ditugaskan oleh pimpinan sebanyak dua kali lipat," kata Dedi diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (24/2).

Oleh karenanya, pihaknya mengaku akan segera melakukan evaluasi terkait hasil internal partai di Pemilu 2024.

"Jadi ini sangat dinamis dan kita akan belajar tentang itu. Kita akan evaluasi betul. Setelah ini, kita akan melakukan rapat-rapat kerja maupun di rapat-rapat evaluasi," jelasnya.

Meski hanya meraih 11 kursi, pihaknya tetap mensyukuri. Dedi bahkan mengklaim capaian PKS ini tidak mudah karena di Kota Bogor, belum ada partai politik yang selalu mendapat suara signifikan selama dua periode.

"Memang betul kontestasi politik itu berat, tapi inilah hasilnya dan kita harus bersyukur. PKS masih bisa bertahan dan berhasil memenangkan di Pemilu 2024, dan ini tentu menjadi sesuatu yang membanggakan," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya