Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IMR Asia Holding Caplok 83 Persen Saham Fortune Indonesia

JUMAT, 23 FEBRUARI 2024 | 11:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan holding yang terdaftar di Singapura, MR Asia Holding Pte. Ltd., mengumumkan rencananya untuk mengambil alih 83 persen saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) atau sebanyak 386.136.000 lembar saham.

Berdasarkan pengumuman resminya, IMR Asia Holding akan mengambil alih saham tersebut dari PT Karya Citra Prima (KCP). Jumlah saham yang akan diakuisisi adalah sebanyak 386,13 juta lembar.

Sekretaris Perusahaan FORU, Sari Dewi menuturkan bahwa Perseroan menerima pemberitahuan tertulis dari IMR Asia Holding Pte. Ltd. sehubungan dengan negosiasi yang sedang berlangsung atas rencana pengambilalihan saham tersebut, pada Rabu (21/2).


"Perseroan akan senantiasa memperhatikan dan memenuhi ketentuan-ketentuan Peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan khususnya peraturan nomor 31 tahun 2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik dan peraturan Bursa Efek Indonesia khususnya nomor I.E tahun 2021 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi," katanya seperti dikutip Keterbukaan Informasi, Jumat (23/2)

Namun demikian, Sari menegaskan, kejadian, informasi atau fakta material ini tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan atau kelangsungan usaha Perseroan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya