Berita

Memetik jeruk di Orange Forest View Restaurant yang berada di Miaoli, Taiwan/RMOL

Dunia

Jurus Perkebunan Jeruk di Taiwan Bangkit dari Pandemi

JUMAT, 23 FEBRUARI 2024 | 11:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beragam cara dilakukan untuk bisa bertahan selama pandemi Covid-19. Hal serupa yang dilakukan oleh pengelola kebun jeruk, Orange Forest View Restaurant yang berada di Miaoli, Taiwan.

Buah jeruk yang manis dengan pohon semampai menjadi daya tarik Orange Forest View Restaurant.

Mulanya, perkebunan ini sebatas melakukan aktivitas normal, yaitu menjual jeruk hasil panen dari kebun seluas 3 hektare tersebut ke masyarakat Taiwan. Perkebunan juga dapat dikunjungi bagi mereka yang ingin mengajarkan anak-anak tentang bagaimana jeruk tumbuh dan memetik buah secara langsung.


Pandemi Covid-19 sempat mengguncang bisnis yang sudah berjalan lebih dari 30 tahun itu. Mereka terpaksa tutup seiring permintaan masyarakat yang menurun.

Di tengah gempuran pandemi, Orange Forest View Restaurant mencoba bangkit. Mereka mengembangkan lini bisnis lain di perkebunan. Seperti, membuka restoran di wilayah perkebunan, memproduksi makanan ringan, hingga kerajinan tangan.

“Kami memperluas usaha dengan membangun restoran, manisan buah, hingga produk-produk skincare,” ujar pengelola Orange Forest, Xie Yunting kepada rombongan wartawan Indonesia yang diberi kesempatan oleh Kantor Dagang Taiwan (TETO) berkunjung ke Taiwan, Kamis (22/2).

Adapun waktu yang tepat untuk berkunjung adalah bulan September hingga Maret. Sebab di bulan tersebut tanaman jeruk berbuah lebat dan siap untuk dipanen.

Kunjungan ramai di hari libur internasional. Pasalnya, wisatawan yang hadir tidak hanya dari Taiwan, tapi juga dari negara lain. Mulai dari Malaysia, Jepang, hingga Korea Selatan.

“Hari biasa 300 orang per hari, tapi kalau hari libur bisa sampai 1.000 orang,” demikian Xie Yunting.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya