Berita

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2024, 20 Februari 2024 di Padma Hotel Semarang, Jawa Tengah/Ist

Bisnis

Neraca Perdagangan RI-Mesir Surplus Rp18,23 Triliun

JUMAT, 23 FEBRUARI 2024 | 10:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat neraca perdagangan Indonesia dan Mesir mengalami surplus sebesar 1,17 miliar dolar atau setara dengan Rp18,23 triliun, pada Desember 2023.

Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti mengatakan jumlah tersebut naik 6,15 persen, dibandingkan periode yang sama pada 2022 lalu yang hanya sebesar 1,10 miliar dolar (Rp17 triliun).

Dalam pemaparan yang disampaikan di sela-sela Rapat Kerja Kemendag 2024 di Semarang, Jawa Tengah, Syahran melaporkan nilai ekspor Indonesia ke Mesir mencapai 1,37 miliar dolar pada Desember 2023 atau naik 3,26 persen, dibandingkan periode yang sama pada 2022, sebesar 1,33 miliar dolar.


“Peningkatan ekspor tersebut didorong meningkatnya ekspor nonmigas produk hasil perkebunan, pertanian, dan produk industri manufaktur di antaranya produk minyak sawit dan turunannya, produk biji kopi jenis robusta, benang tekstil, kendaraan penumpang, ban kendaraan, produk rempah dan bumbu masakan, sabun toilet, margarin, serta produk kertas dan produk kayu,” kata Syahran, yang dikutip pada Jumat (23/2).

Berdasarkan laporan Statistik Mesir (Central Agency for Public Mobilization and Statistics/CAPMAS) pada November 2023, produk utama ekspor nonmigas Indonesia ke Mesir dengan capaian sepuluh terbesar di antaranya yaitu minyak sawit dan turunannya (838 juta dolar AS), disusul biji kopi (88 juta dolar AS).

Selanjutnya, benang tekstil (41 juta dolar AS), produk kayu (36 juta dolar AS), produk kelapa dan olahannya (27 juta dolar AS), hingga produk kertas (23 juta dolar).

Menanggapi pencapaian tersebut, dalam kesempatan terpisah, Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf menerangkan bahwa surplus perdagangan Indonesia pada 2023 merupakan sebuah prestasi signifikan bagi Indonesia di Mesir dan juga di kawasan Afrika Utara, di tengah ketidakpastian perekonomian dan perdagangan global pada 2023.

Menurut Dubes Lutfi, surplus tersebut tidak lepas dari kinerja seluruh staf KBRI Kairo khususnya klaster Ekonomi Perdagangan.

Lutfi menambahkan, pada 2023, kinerja nilai perdagangan Indonesia ke Mesir merupakan yang terbesar di Afrika Utara sebesar 1,58 miliar dolar AS, dan menjadi terbesar ketiga di Timur Tengah setelah Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia, dengan nilai sebesar 1,37 miliar dolar AS.

Nilai itu juga menjadi neraca perdagangan terbesar di Afrika Utara dan Timur Tengah yang mencapai 1,17 miliar dolar AS.

Untuk itu, Dubes itu mendukung penuh upaya pemerintah pusat untuk fokus dalam mendorong ekspansi perdagangan menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Meskipun kendala perdagangan ekspor menghadapi banyak permasalahan, baik kendala kelangkaan ketersediaan mata uang dolar di pasar Mesir ataupun kendala jalur pelayaran distribusi, kami tetap optimis untuk tumbuh menjadi pemimpin di pasar Mesir, menciptakan peluang untuk seluruh produk unggulan Indonesia," tutur Lutfi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya