Berita

Pengurus DPP PDI Perjuangan saat menerima kunjungan DPP PKS, di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu/Net

Politik

Tak Goyah Iming-iming Jabatan, PDIP dan PKS Cocok Oposisi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 10:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bisa menjadi motor penggerak oposisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka selama lima tahun ke depan.

Analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, PKS dan PDIP memiliki pengalaman panjang sebagai oposisi sehingga bisa mengawal keseimbangan demokrasi di pemerintahan Prabowo-Gibran.

"PDIP dan PKS berpeluang besar menjadi partai oposisi. Dua partai ini sudah biasa menjadi partai oposisi," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/2).


Pengalaman 10 tahun menjadi oposisi di rezim yang berbeda, membuat PDIP dan PKS memiliki ideologi yang tidak mudah patah dengan iming-iming kursi kekuasaan.

Kata Jamiluddin, hal ini membuat nilai tambah bagi komposisi oposisi pemerintah lantaran dikawal ketat oleh dua partai politik yang berpengalaman menjadi oposisi.

"PDIP dan PKS juga partai ideologis yang tidak mudah goyah karena iming-iming jabatan. Politik pragmatisme jauh dari dua partai tersebut," demikian Jamiluddin.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya