Berita

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)/RMOL

Politik

PDIP dan PKS Berpengalaman Oposisi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 09:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai cocok menjadi oposisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sebab dua parpol tersebut telah berpengalaman menjadi oposisi pemerintah di rezim yang berbeda.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Skala Data Arif Nurul Imam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/2).

PDIP diketahui selama 10 tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) konsisten menjadi oposisi. Demikian pula PKS yang sudah 10 tahun menjadi oposisi di pemerintahan Joko Widodo.


"PDIP dan PKS memang secara posisi politik lebih baik menjadi parpol di luar pemerintah," kata Arif

Sebagai tim penyerang, keduanya memiliki pengalaman dan sepak terjang mengawal demokrasi. Kekuatan oposisi akan bagus jika dipegang PDIP dan PKS untuk menjaga keseimbangan politik di Senayan.

"PDIP dan PKS memiliki pengalaman dan daya tahan politik menjadi kekuatan penyeimbang di Senayan. Tanpa kekuatan penyeimbang di Senayan tentu mekanisme chek and balance susah terjadi," tutup Arif.



Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya