Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/Repro

Politik

Dasco Bantah Gaya Kampanye Prabowo-Gibran Contek Bongbong-Sara

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 19:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gaya kampanye pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, disebut-sebut punya kemiripan dengan Presiden dan Wakil Presiden Filipina, Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr dan Sara Duterte. Tak hanya soal pasangan tua-muda, Prabowo-Gibran juga dinilai punya strategi yang mirip dengan yang dipakai Bongbong-Sara untuk memenangi Pilpres di Filipina.

Namun, hal ini tegas dibantah Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, saat menjadi narasumber acara Political Show Podcast bertemakan "Cerita di Balik Pemenangan Prabowo-Gibran".

"Enggak (mirip). Jadi itu terjadi secara begitu saja, ketika terjadi di satu acara, yang kemudian dia tampil apa adanya, responsnya bagus dan kemudian muncul istilah-istilah, yang ada seperti sekarang gitu loh," kata Dasco, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (21/2).


Menurutnya, Prabowo sangat nyaman dengan gaya kampanye yang apa adanya tersebut.

"Pak Prabowo juga merasa nyaman, ketika kemudian melakukan kampanye apa adanya. Enggak perlu capek-capek bikin konten, dia bisa sambil ngebanyol, bisa juga ngomong tegas, bisa juga dengan intonasi yang dia mau," tuturnya.

Dasco menegaskan apa yang dilakukan Prabowo selama kampanye tidak bisa dilakukan orang lain, terlebih mencontoh gaya kampanye presiden luar negeri.

"Apa yang dia bikin itu, enggak bisa dibikin-bikinkan orang, enggak bisa otomatis, disuruh joget-joget seperti itu, coba cek saja itu kan hal yang alamiah dan natural," tambahnya.

Ketika ditegaskan kembali soal Prabowo-Gibran terinspirasi oleh Bongbong dan Duterte, Dasco dengan tegas membantah hal tersebut.

"Saya enggak pantau kepada calon-calon di luar. Karena saya, kawan-kawan, itu yakin bahwa karakter pemilih kita Indonesia dengan di luar itu di berbeda," tutupnya.

Bongbong Marcos adalah anak Presiden sekaligus diktator Filipina, Ferdinand Marcos, yang digulingkan oleh gerakan "People Power" pada 1980-an. Sedangkan Sara Duterte adalah anak mantan Presiden Rodrigo Duterte. Posisi Sara Duterte, mirip dengan Gibran Rakabuming Raka saat ini.

Sara maju sebagai kandidat cawapres ketika ayahnya masih menjabat sebagai Presiden Filipina. Motivasi Duterte mengajukan anaknya sebagai cawapres selain terkait keberlanjutan, juga karena dirinya tidak bisa maju lagi sebagai presiden. Di mana Konstitusi Filipina membatasi seorang presiden hanya menjabat selama 1 periode atau 6 tahun.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya