Berita

Herman Khaeron beserta istri dr Ratnawati usai memberikan hak suaranya/RMOLJabar

Politik

Raih Lebih dari 140 Ribu Suara, Herman Khaeron Optimistis Kembali Melenggang ke Senayan

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 13:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perolehan suara tertinggi di Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar VIII yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Indramayu ternyata masih didominasi oleh para petahana yang sudah menjadi anggota DPR RI pada periode 2019-2024.

Dari 8 kursi DPR RI yang diperebutkan di Dapil Jabar VIII, politikus Partai Demokrat, Herman Khaeron, berhasil mengumpulkan lebih dari 140 ribu suara. Jumlah ini membuat dirinya hampir pasti kembali duduk di Senayan.

"Kalau dilihat dari laman hasil real count KPU pukul 20.00 WIB Selasa (20/2), penghitungan suara caleg DPR RI 2024 Dapil Jabar VIII sudah mencapai 59,11 persen atau 7.326 dari total 13.280 TPS. Jadi sudah setengahnya suara masuk," ucap pria yang akrab disapa Hero ini, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (21/2).


Menurut Hero, masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Indramayu, masih mempercayakan dirinya untuk terus bekerja melanjutkan program-program pro rakyat.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat di Dapil (Jabar) VIII, dan saya akan terus berkontribusi untuk lebih meningkatkan taraf hidup masyarakat dari semua bidang," tambahnya.

Meski dari delapan kursi DPR RI yang diperebutkan untuk wilayah Jabar VIII, muka-muka lama masih mendominasi. Terdapat caleg pendatang baru yang suaranya melesat menyaingi para petahana.

Berikut daftar 8 caleg DPR RI Dapil VIII Jabar dengan perolehan suara tertinggi, yaitu caleg Golkar Daniel Mutaqien dan Dave Akbarshah Fikarno. Dari PKB ada Dedi Wahidi, Partai Demokrat diwakili Herman Khaeron, Partai Gerindra Kardaya Warnika. Di PDIP terdapat nama Rokhmin Dahuri, lalu Partai Nasdem Satori, dan PKS Netty Prasetiyani.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya