Berita

Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Fokus Kawal Ketat Suara PDIP, Banteng seperti Ikhlas Ganjar Keok

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 12:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menginstruksikan kader banteng untuk mengawal ketat suara partai di daerah. Tapi, tidak untuk suara pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Diketahui PDIP mengeluarkan surat Nomor 2599/EX/DPP/II/2024, perihal Surat Pernyataan Penolakan yang ditujukan kepada Ketua KPU RI Hasyim Asyari, tertanggal 20 Februari 2024 yang ditandatangani Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.

Dikeluarkannya surat pernyataan penolakan tersebut merupakan buntut kebijakan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) yang menghentikan sementara proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.


Menurut analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin, PDIP seperti sudah ikhlas dengan kekalahan Ganjar-Mahfud dalam pertarungan Pilpres 2024.

"Ya kelihatannya kalau membaca surat tersebut maka ya PDIP sudah mengikhlaskan suara Ganjar," ujar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/2).

Ujang menilai, PDIP saat ini sedang mempertahankan marwahnya pada Pemilu 2024. Oleh sebab itu, instruksi dari pusat diturunkan agar seluruh kader banteng mengawal ketat suara partai.

"Mempertahankan marwah dan suara partai menjadi sebuah keniscayaan dan sebuah keharusan. Makanya partai ditongkrongi dikawal suaranya agar partainya tetap eksis, tetap besar dan diperhitungkan," tutup Ujang.





Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya