Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani/Ist

Politik

Wujudkan Jakarta Rendah Emisi, Zita Anjani Usul Konsep Walkable City

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 11:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah makin padatnya kendaraan bermotor di Jakarta, keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki harus tetap mendapat perhatian utama.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, berpendapat, dengan memberikan prioritas kepada pejalan kaki, Jakarta akan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sebab itu dia mengusulkan konsep walkable city diterapkan di Jakarta, agar masyarakat lebih termotivasi untuk jalan kaki, karena trotoar lebih luas, terawat dengan baik, dan aman dari kendaraan yang melanggar aturan.


“Kalau semua tujuan bisa ditempuh lewat transportasi umum dan jalan kaki, maka nggak harus punya kendaraan pribadi buat kemana-mana," tutur Zita, lewat keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/2).

Dia mengakui, konsep walkable city mungkin butuh waktu, tapi bukan hal yang tidak mungkin untuk diterapkan di Jakarta, bersamaan perluasan kawasan rendah emisi bersama Pemprov DKI serta Dinas LH.

“Soal bisa atau enggak, menurut saya bisa banget. Banyak banget daerah di Jakarta yang bisa dijadikan percontohan. Seperti kawasan pedestrian Dukuh Atas, Menteng, atau Pasar Baru," urainya.

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga meyakini, walkable city bakal menurunkan kemacetan dan polusi udara di Jakarta yang kian mengkhawatirkan.

"Buat distrik perkantoran bisa kayak SCBD dan Sudirman-Thamrin juga. Kemarin Pemprov dan Dinas LHK sudah menerapkan kawasan rendah emisi, seperti di Kota Tua dan Tebet Eco Park. Dari situ bisa dievaluasi dan jadikan pembelajaran untuk perencanaan walkable city ke depannya,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya