Berita

Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Net

Politik

AHY Dilantik, Jokowi Isyaratkan Tak Terkait Konflik Mega dan SBY

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 07:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo dinilai ingin sampaikan pesan cuci diri dari konflik masa lalu Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait rencana pelantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY sebagai menteri.

Seperti ramai dikabarkan, AHY bakal dilantik sebagai menteri ATR/BPN, menggantikan Hadi Tjahjanto yang diproyeksi mengisi kursi Menko Polhukam, menggantikan Mahfud MD, Rabu (21/2).

"Kalau untuk mengisi kekosongan, saya (AHY) kira cocok-cocok saja. Tapi kalau benar AHY diberi kursi menteri, artinya Jokowi ingin menyampaikan dua simbol politik sekaligus," kata komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu pagi (21/2).


Pertama, kata dosen di Universitas Dian Nusantara itu, bahwa Jokowi mengapresiasi sikap politik Partai Demokrat, terutama SBY, yang terlihat all out memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kedua, cuci diri dari konflik masa lalu antara Megawati dan SBY. Dengan memberi kursi menteri ke AHY, secara tidak langsung Jokowi mengumandangkan bahwa dia tidak ada keterkaitan politis lagi dengan Megawati, dan itu sinyal bagi PDIP, bahwa mau tak mau harus jadi oposisi di pemerintahan Prabowo-Gibran," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya