Berita

Presiden Joko Widodo di sela acara HPN 2024/RMOL

Politik

Jokowi Tak Pusing Ganjar Suarakan Hak Angket DPR untuk Protes Pemilu 2024

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 21:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo tak ambil pusing merespon sikap calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, yang menyuarakan hak angket digunakan DPR RI untuk memprotes pelaksanaan Pemilu 2024 yang diduga memuat kecurangan.

Jokowi merespon hal tersebut dalam sesi doorstop usai menghadiri acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2024, di Econventional Hall Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Selasa sore (20/2).

Jokowi tidak panjang lebar menanggapi ajakan Ganjar mengenai penggunaan hak angket kepada partai-partai politik (parpol) yang duduk di parlemen.


Meskipun, hal itu disampaikan Ganjar agar diamini parpol-parpol koalisi pendukungnya di Pilpres 2004 yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta partai koalisi pengusung capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yaitu Partai Nasdem, PKB dan PKS.

Menurut Jokowi, ajakan Ganjar kepada parpol-parpol tersebut agar menggunakan hak angket adalah suatu hal yang wajar, bahkan suatu yang sah dan diatur dalam undang-undang dan konstitusi.

"Ya itu hak demokrasi. Enggak apa-apa kan?" demikian Jokowi merespon.

Hak Angket merupakan kewenangan DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya