Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno/Net

Politik

Sependapat dengan Bawaslu, Adi Prayitno: Hentikan Sirekap

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 18:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sependapat dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) sebaiknya dihentikan, jika bukan hasil resmi yang akan menjadi acuan keputusan hasil akhir Pemilu.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menanggapi permintaan Bawaslu agar KPU menghentikan sementara penggunaan Sirekap.

"Kalau Sirekap bukan hasil resmi yang bisa dijadikan acuan untuk memutuskan hasil akhir Pemilu, ya sebaiknya hentikan saja," kata Adi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/2).


Kecuali jika Sirekap hasil resmi yang nantinya dijadikan sebagai acuan untuk hasil Pemilu, mungkin bisa dilanjutkan.

"Tentu dengan catatan-catatan kritis yang diberikan. Tapi kalau bukan hasil akhir, dihentikan kan tidak ada persoalan, karena acuan resmi Pilpres dan Pileg kan hitung manual oleh KPU," pungkas Adi.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya