Berita

Sebuah kapal kontainer berlayar melintasi Laut Merah/Net

Dunia

Houthi Serang Kapal Kargo Inggris di Selat Bab Al Mandab

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 17:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapal kargo milik perusahaan Inggris berbendera Belize menjadi target serangan dari kelompok militan Houthi di Selat Bab Al Mandab, Lepas Pantai Yaman.

Perusahaan keamanan maritim Inggris Ambrey mengatakan, serangan Houthi mengakibatkan ledakan hebat dan awak kapal berhasil melarikan diri.

"Kapal itu melambat sebentar dari 10 menjadi enam knot dan menyimpang jalur, dan menghubungi Angkatan Laut Djibouti, sebelum akhirnya kembali ke jalur dengan kecepatan normal,” ungkap Ambrey, seperti dimuat Gulf Today pada Senin (19/2).


Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai serangan di 35 mil laut selatan Al Mukha Yaman.

Terjadi ledakan dan bagian kapal mengalami kerusakan. Tetapi dapat dipastikan semua awak kapal dalam keadaan selamat.

"Otoritas militer melaporkan bahwa awak kapal telah meninggalkan kapal tersebut," kata UKMTO.

Kelompok Houthi Yaman telah berulang kali melancarkan serangan drone dan rudal terhadap pelayaran komersial internasional di Laut Merah dan Selat Bab Al Mandab sejak pertengahan November.

Aksi itu diklaim sebagai bentuk solidaritas mereka dengan warga Palestina yang semakin tertindas akibat pendudukan Israel.

Untuk menjamin keselamatan awaknya, beberapa perusahaan kapal memilih menghentikan perjalanan Laut Merah dan memilih rute yang lebih panjang dan lebih mahal di sekitar Afrika.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya