Berita

Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto menemui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang didampingi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pacitan, Jawa Timur pada Sabtu (17/2)/Ist

Politik

Setelah SBY, Prabowo Harus Temui Petinggi Parpol Koalisi Lain

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 16:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto disarankan juga keliling menemui petinggi partai politik (parpol) yang berada di koalisinya.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil mengatakan, hal yang wajar ketika mendapatkan sinyal kemenangan, Prabowo menemui SBY dan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pacitan, Jawa Timur pada Sabtu (17/2).

"Saya kira itu hal yang wajar. Karena apa? Karena kalau boleh kita katakan, pimpinan partai politik yang paling senior yang ada di kubunya Pak Prabowo hari ini ya Pak SBY," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/2).


Setelah menemui SBY, kata Kang Tamil, Prabowo maupun Gibran Rakabuming Raka juga harus menemui para petinggi parpol koalisinya.

"Lalu kemudian kalau ditanya ke mana lagi Pak Prabowo harus pergi kira-kira untuk silaturahmi? Saya kira untuk keliling di dalam partai-partai politik koalisi pendukung Pak Prabowo," pungkas Kang Tamil.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya