Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Rekonsiliasi Prabowo-Megawati Sebaiknya Ditunda

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 14:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dorongan rekonsiliasi Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri sebaiknya ditahan dulu, karena saat ini situasi politik belum stabil.

Pendapat itu disampaikan analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, menjawab meraknya dorongan rekonsiliasi antara Prabowo-Megawati.

"Rekonsiliasi Prabowo-Megawati rasanya justru perlu ditahan dulu, karena situasi politik sepuluh tahun terakhir, kekuatan oposisi nyaris tak terdengar," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/2).


Menurutnya, PDIP justru tak perlu rekonsiliasi dengan Prabowo, lantaran karena justru lebih baik untuk proses demokrasi ke depan, dengan PDIP menjadi oposisi.

"Hubungan Megawati-Prabowo yang bersitegang justru lebih baik bagi jalannya pemerintahan ke depan, pengawasan PDIP sebagai oposisi diperlukan, agar tata kelola pemerintahan jauh lebih baik," ujarnya.

"Di luar itu, Megawati perlu menyadari bahwa situasi politik yang mereka alami saat ini juga ada andil dari Prabowo," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya