Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan/Net

Politik

Awal Tahun, Neraca Dagang Indonesia Kembali Catatkan Surplus

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 20:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Neraca perdagangan Indonesia periode Januari 2024 kembali mencatatkan surplus sebesar 2,02 miliar Dolar AS.

Surplus Januari ini, terdiri dari surplus nonmigas sebesar 3,32 miliar Dolar AS dan defisit perdagangan migas 1,30 miliar Dolar AS.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, Indonesia mencatatkan surplus neraca dagang selama 45 bulan secara beruntun dan surplus ini menopang kinerja perdagangan Indonesia ke depan.


"Surplus Januari 2024 merupakan perkembangan positif dan dapat menopang kinerja perdagangan luar negeri Indonesia ke depan," kata Zulhas, sapaan karibnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/2).

Zulhas menjelaskan, surplus perdagangan Indonesia periode Januari 2024 disumbang beberapa negara mitra dagang.

Pada periode ini, India menjadi penyumbang surplus terbesar dengan nilai sebesar 1,28 miliar Dolar AS, diikuti Amerika Serikat 0,96 miliar Dolar AS, dan Filipina 0,63 miliar Dolar AS.

Sedangkan negara penyumbang defisit perdagangan terbesar pada Januari 2024 adalah China sebesar 1,12 miliar Dolar AS, Singapura sebesar 0,64 miliar Dolar AS, dan Australia sebesar 0,48 miliar Dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya