Berita

Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama/Net

Dunia

Obama Soal Kematian Navalny: Dia Meninggal Saat Membela Masa Depan Negaranya

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama termasuk di antara pemimpin dunia yang ikut bereaksi atas kabar kematian tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny.

Lewat sebuah cuitan di X pada Sabtu (17/2), Obama mengatakan bahwa Navalny, penentang utama Presiden Rusia Vladimir Putin, sebagai inspirasi bagi jutaan orang di dunia.

"Aleksei Navalny tak kenal takut dan mati, tak terpatahkan oleh tirani yang ditentangnya," tulis Obama.


"Ia memerangi korupsi, menginspirasi jutaan orang, dan tidak pernah goyah dalam pendiriannya atas kebebasan berekspresi, supremasi hukum, dan Rusia yang bertanggung jawab kepada rakyat dan bukan kepada seorang diktator," ujarnya.

Menurut Obama, Navalny meninggal dalam pembelaan gigih atas visinya tentang masa depan yang lebih baik bagi negaranya.

Kabar kematian Navalny pertama kali dikonfirmasi pihak berwenang di penjara Rusia pada Jumat (16/2). Mereka mengatakan pria 47 tahun itu kehilangan kesadaran setelah merasa tidak enak badan saat kembali dari berjalan-jalan, dan layanan medis tidak dapat menyelamatkannya.
Semasa hidup, Navalny melalui Yayasan Anti-Korupsi miliknya, menerbitkan investigasi korupsi di perusahaan-perusahaan negara yang tersebar luas di media sosial.

Kematian Navalny, simbol perlawanan utama Putin, pasti akan semakin mengobarkan ketegangan antara Kremlin dan negara-negara Barat, di tengah hubungan yang sudah berada pada titik terendah dalam beberapa dekade akibat invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya