Berita

Budisatrio Djiwandono/RMOL

Politik

Unggul di Internal Gerindra, Budisatrio Djiwandono Kembali Duduk di Senayan

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 21:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Politikus Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. Hasil hitung cepat versi Indikator Politik Indonesia, Budisatrio Unggul di internal caleg Partai Gerindra.

Budisatrio lolos secara meyakinkan dari dapil Kalimantan Timur meliputi Kota Samarinda, Kota Balikpapan. Juga Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, kota Bontang, Kutai Timur, Berau, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.

"Budi Djiwandono lolos ke Senayan dengan meyakinkan setelah memperoleh 6,10 persen, dengan interval batas bawah 5,48 persen dan batas atas 6,72 persen," ujar Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/2).


Di internal Partai Gerindra, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI tersebut menjadi satu-satunya politisi dengan suara terbanyak di dapil Kalimantan Timur.

"Dilihat dari persentase yang diraih, total suara Budisatrio bisa mencapai puluhan ribu. Angka ini sudah sangat cukup untuk mendapat kursi di parlemen," kata Bawono.

Tingginya perolehan suara Budisatrio, lanjut Bawono, turut mendongkrak perolehan suara Partai Gerindra di Kalimantan Timur. Dalam penghitungan sementara, Partai Gerindra menempati posisi dua teratas di provinsi Kalimantan Timur.

"Hal itu (perolehan suara Budisatrio) menjadikan Partai Gerindra berada di posisi kedua perolehan suara partai di dapil Kalimantan Timur setelah Partai Golkar," ujar Bawono.

Di bawah Partai Gerindra, menyusul berurutan di posisi ketiga dan keempat adalah Partai NasDem dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Demokrat di posisi selanjutnya.

"Jika tidak banyak berbeda dengan hasil resmi nanti, Partai Golkar akan meraih dua kursi DPR RI. Sementara Partai Gerindra, Nasdem, PDIP, PKB, PKS, dan Demokrat masing-masing memperoleh satu kursi," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya