Berita

Caleg Partai Golkar di Dapil DKI Jakarta II, Chong Sung Kim, di urutan paling bawah/Rep

Politik

Spanduk Tersebar Luas, Perolehan Suara Caleg Naturalisasi Korea Chong Sung Kim Minim

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perolehan suara sementara calon Caleg Partai Golkar di Dapil DKI Jakarta II, Chong Sung Kim, tak sebanyak Caleg lain dari partai yang sama.

Berdasar data Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang diakses Kantor Berita Politik RMOL melalui website pemilu2024.kpu.go.id, hingga Jumat siang (16/2) pukul 13.53 WIB, perolehan suara Chong Sum Kim hanya 20.760 suara.

Perolehan suara Caleg naturalisasi asal Korea itu terbilang paling rencah dibanding 6 Caleg Golkar lain yang bertarung di Dapil yang sama.


Suara paling tinggi diperoleh petahana, Christina Aryani, sebanyak 93.205 suara. Terbanyak kedua ada nama baru, Muhammad Ainul Yakin. Sisanya, ada Erlina Kumala Esti 91.665 suara, Aliwongso Halomoan Sinaga 91.374 suara, Abraham Siradja 89.095, dan Haryara Tambunan 29.885 suara.

Dan perolehan sementara Chong Sung Kim paling rendah. Padahal, pada masa kampanye, Chong Sum Kim terlihat maksimal, spanduk bertebaran di berbagai sudut Jakarta Selatan.

Misalnya di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, spanduknya terpasang di tiang pancang LRT Jakarta.

Hingga kini hasil penghitungan suara pemilihan legislatif (Pileg) untuk Dapil DKI Jakarta II baru 10,07 persen, atau baru sekitar 991 dari total 9.844 tempat pemungutan suara (TPS).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya