Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jaringan Nasional Aktivis (Jarnas) '98, Alexander Adi Saputra/Ist

Politik

Aktivis '98 Minta Timses Capres Tak Asal Tuduh Main Curang

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 13:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

. Seluruh tim kampanye dari ketiga pasangan calon yang mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sebaiknya bersabar untuk menerima hasil akhir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

"Kita ingin semua pihak tidak saling tuding. Aksi saling tuding hanya menimbulkan ketidakstabilan nasional. Ujung-ujungnya rakyatlah yang menderita," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jaringan Nasional Aktivis (Jarnas) '98, Alexander Adi Saputra di Sekretariat Jarnas '98 di Jalan Cawang Baru Utara, Jakarta Timur, Jumat (16/2).

Alex mengajak seluruh tim pemenangan pasangan calon dari tingkat bawah hingga nasional, untuk seksama menyaksikan proses Pilpres 2024 yang dilakukan KPU. Di mana, saat ini KPU sedang melakukan tahapan penghitungan suara dan rekapitulasi berjenjang setelah pencoblosan lalu.


"Jangan sedikit-sedikit tuduh curang karena adanya salah ketik dan input data. Kami yakin tidak ada kecurangan karena setiap TPS itu sudah ada panitia pengawasnya dari Bawaslu. Ada juga saksi-saksi dari setiap partai," kata Alex.

Jarnas '98, kata Alex, sangat mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu pada perhelatan pemilu pilpres kali ini yang berlangsung semarak dan damai. Dari sejumlah pemberitaan, sangat jarang ditemui adanya kekisrusahan yang berat dan korban jiwa dari penyelenggara yang sedang berpartisipasi.

"Kami pun ingin penghitungan dan rekapitulasi dilakukan terbuka dan transparan serta dihadiri para saksi dari setiap partai," demikian Alex.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya