Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara di Family - Loved Ones all-Russian family forum, di pusat pameran VDNKh di Moskow/Net

Dunia

Putin Minta Warga Rusia Miliki Minimal Dua Anak

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setiap keluarga di Rusia disarankan agar memiliki setidaknya dua anak demi kelangsungan etnis, dan tiga anak atau lebih jika ingin tumbuh dan berkembang.

Hal itu disampaikan Presiden Vladimir Putin dalam pesannya kepada karyawan di sebuah pabrik tank di wilayah Ural dalam kunjungannya pada Kamis (15/2).

Ia mengatakan, dua anak per keluarga adalah jumlah minimum jika masyarakat Rusia ingin mempertahankan identitas mereka.


“Jika kita ingin bertahan hidup sebagai sebuah kelompok etnis – atau sebagai kelompok etnis yang menghuni Rusia – setidaknya harus ada dua anak (dalam sebuah keluarga),” katanya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/2).

"Jika setiap keluarga hanya mempunyai satu anak, populasinya akan menyusut," katanya.

“Dan untuk berkembang dan berkembang, Anda membutuhkan setidaknya tiga anak," lanjut Putin.

Rusia mengalami penurunan populasi secara bertahap selama dua dekade setelah runtuhnya Uni Soviet.

Biro statistik negara memperkirakan populasi Rusia berjumlah 146,4 juta pada awal tahun 2023, turun dari hampir 149 juta pada 20 tahun sebelumnya, namun naik dari angka terendah sekitar 143 juta antara tahun 2007 dan 2012.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya