Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Siap Kerja Sama dengan Presiden Indonesia yang Baru

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 20:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Amerika Serikat (AS) menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan presiden Indonesia selanjutnya.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, pada Kamis (15/2), saat memberikan ucapan selamat atas Pemilu 2024 yang telah berlangsung di Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat kepada rakyat Indonesia atas partisipasi yang tinggi dalam pemilu kemarin. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Presiden terpilih dan pemerintah Indonesia berikutnya,” kata Matthew, dalam pernyataan tertulisnya.


Matthew mengatakan pemungutan suara yang berlangsung pada Rabu (14/2) merupakan bukti atas ketangguhan dan kekuatan komitmen masyarakat Indonesia terhadap proses demokrasi serta lembaga-lembaga pemilihan umum. 

Saat ini, negeri Paman Sam itu sendiri disebut tengah menantikan pengumuman atas hasil resmi pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami menantikan pengumuman KPU mengenai hasil resmi pemilu,” kata Matthew.

Tahun ini, kata Matthew, Indonesia dan AS akan merayakan hubungan diplomatik yang ke-75 tahun. Untuk itu, ia berharap agar tahun ini, kedua negara dapat bekerja sama dengan lebih baik.

“Kerja sama untuk mewujudkan prioritas bersama yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara, termasuk mengatasi perubahan iklim, memastikan kawasan Indo-Pasifik yang makmur dan aman, dan menjaga stabilitas internasional,” tambahnya.

Menurutnya, Amerika Serikat dan Indonesia merupakan mitra yang sangat dekat, yang dipandu oleh prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam Kemitraan Strategis Komprehensif. 

“Bersama dengan pemerintahan baru Indonesia, kita akan bekerja untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi warga negara kita dan mengatasi tantangan paling mendesak di abad ke-21,” tuturnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya