Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Istimewa

Politik

PKS Harap Pihak yang Kalah Pilpres Siap Jadi Oposisi

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 17:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memilih menunggu penghitungan suara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal pemenang Pilpres 2024.

Meskipun, hasil quick count saat ini menunjukkan pasangan Capres-cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul atas Paslon Nomor Urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Paslon Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Kita tunggu mudah-mudahan satu-dua hari ini KPU bisa memberikan data detail pasti sudah ada pemenangnya," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/2).


Deputi Pemenangan Timnas Amin itu berharap, siapapun pihak yang kalah harus berbesar hati dan mengakui kemenangan rivalnya.

Tidak hanya itu, Mardani berharap ada ketegasan sikap dari pihak yang kalah untuk menyatakan siap berada di luar pemerintahan.

"Kalau pandangan saya, akan sangat baik kalau pihak yang terlibat (kontestasi), langsung menyampaikan pernyataannya, 'saya menerima (kekalahan), saya siap jadi oposisi'," tegas Mardani.

Anggota Komisi II DPR RI itu menambahkan, sikap menjadi oposisi ini merupakan bagian dari rekonsiliasi. Sebab menurutnya, rekonsiliasi tak selalu bermakna bergabung dengan pihak pemenang pilpres.

"Membangun oposisi yang sehat, itu juga bagian dari rekonsiliasi," tandas Mardani.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya