Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Tunggu Hasil Resmi KPU, PB HMI Imbau Kader Tak Bikin Kegaduhan

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 16:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) merespon berbagai hasil hitung cepat lembaga survei menunjukkan pasangan Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dalam Pilpres 2024. Bahkan hasilnya menunjukkan Prabowo-Gibran menang satu putaran.

Wakil Sekretaris Bidang Pendidikan dan Riset PB HMI M. Yurisman Haidir, mengatakan proses pemilihan presiden sudah berhasil dilaksanakan secara aman dan damai. Dia menekankan agar masyarakat bisa menjaga suasana tetap tenang dan sejuk, sambil menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya berharap teman-teman juga tidak perlu melakukan gerakan-gerakan apapun yang tidak penting yang dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat," kata Yurisman dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/2).


Yurisman meminta kepada semua pihak agar menjaga suasana dan menahan diri dari hal hal yang bisa membuat situasi politik kembali memanas.

Untuk itu, Yurisman menekankan pentingnya sikap rendah hati dan bersyukur meskipun hasil quick count menunjukkan kemenangan sementara. Sehingga tidak ada ruang bagi kesombongan dan euforia berlebihan, serta mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas demokrasi Indonesia.

Ia juga mengajak calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia untuk memperkuat rekonsiliasi dan merangkul semua pihak, tanpa terkecuali.

"Masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan gerakan-gerakan apapun menyikapi hasil tersebut tanpa ada tujuan yang jelas dan menimbulkan polarisasi antar masyarakat," jelas Yurisman

"Saya berharap teman-teman juga tidak perlu melakukan gerakan-gerakan apapun yang tidak penting yang dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat," tambahnya

Diketahui, paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dibandingkan dua paslon lainnya dalam hitung cepat (quick count) Pilpres 2024 dengan perolehan suara yang masuk pada kisaran 88-97 persen enam lembaga survei.

Pertama, berdasarkan hasil quick count Litbang Kompas dengan update Rabu (14/2) pukul 21.21 WIB dengan 88,45 persen suara yang masuk, Prabowo-Gibran memperoleh suara 58,73 persen.

Sedangkan, paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh 25,10 persen suara, dan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebesar 16,17 persen.

Kedua, quick count Politika Research and Consulting (PRC) mencatatkan Prabowo-Gibran memperoleh suara 59,35 persen dari total 97,67 persen suara yang telah masuk hingga Kamis (15/2) pukul 04.41 WIB. Sedangkan Anies-Muhaimin memperoleh 24,07 persen suara dan Ganjar-Mahfud sebesar 16,59 persen suara.

Ketiga, Charta Politika merilis quick count yang memperlihatkan Prabowo-Gibran juga unggul sebesar 57,81 persen dengan perolehan suara yang masuk sebesar 98,30 persen pada Kamis pukul 05.44 WIB.

Sementara Anies-Muhaimin memperoleh sebesar 25,66 persen, sedangkan Ganjar-Mahfud sebesar 16,51 persen.

Keempat, Poltracking Indonesia yang mencatatkan Prabowo-Gibran memperoleh suara 59,35 persen dari total 95,67 persen suara yang telah masuk hingga Kamis pukul 01.26 WIB. Sedangkan Anies-Muhaimin memperoleh 24,37 persen suara dan Ganjar-Mahfud sebesar 16,28 persen suara.

Kelima, Lembaga Survei Indonesia juga merilis jumlah hasil cepat Prabowo-Gibran paling unggul dengan 57,47 persen hingga Rabu pukul 23.26 WIB. Kemudian Anies-Muhaimin 25,30 persen, dan Ganjar-Mahfud dengan perolehan 17,23 persen suara.

Namun demikian, hasil hitung cepat berasal dari survei dan bukan hasil perhitungan resmi. Jumlah suara resmi tetap menunggu perhitungan suara manual oleh KPU.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya