Berita

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Deputi Pemenangan Timnas Amin, Mardani Ali Sera/Istimewa

Politik

PKS: Membangun Oposisi Sehat Bagian dari Rekonsiliasi

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 15:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah penghitungan suara Pilpres 2024 yang masih berlangsung, dorongan agar pihak-pihak yang ikut berkontestasi segera melakukan rekonsiliasi mulai digaungkan.

Menyikapi hal ini, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Deputi Pemenangan Timnas Amin, Mardani Ali Sera, menyampaikan sebuah pandangan khusus.

"Saya melihat rekonsiliasi itu tidak bermakna bahwa 01 (Anies-Muhaimin) gabung dengan 02 (Prabowo-Gibran) atau 03 (Ganjar-Mahfud) gabung dengan 02," ucap Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/2).


Menurut Mardani, rekonsiliasi bisa bermakna bahwa semua pihak mengakui pemenangnya adalah pasangan calon yang diumumkan KPU dan pada saat yang sama menyatakan, akan konsisten ada di luar pemerintahan.

"Membangun oposisi yang sehat, itu juga bagian dari rekonsiliasi," jelas Mardani.

Anggota Komisi II DPR RI itu lantas menceritakan pengalaman pada Pemilu 2019 lalu, di mana PKS mendukung dan berjuang memenangkan Prabowo Subianto.

Namun saat Prabowo kalah dan memutuskan bergabung dengan Pemerintahan Presiden Joko Widodo, PKS istiqomah berada di jalur oposisi.

"Jadi rekonsiliasi tidak bermakna bahwa 01 gabung dengan 02, karena proposalnya beda," pungkas Mardani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya