Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Dia mengaku tak habis pikir saat ada laporan masuk terkait penggelembungan suara yang memenangkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran hingga 800 suara. Padahal tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak lebih dari 300 suara.
“Semua TPS itu maksimal 300 suara, kok ada laporan seolah-olah ada Paslon mendapat 700-800 (suara)? Ini gila! Udah, ini Pemilu gila ini!” tegas OSO, usai rapat bareng TPN Ganjar-Mahfud dan para Ketum Parpol di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
UPDATE
Senin, 18 Mei 2026 | 00:23
Senin, 18 Mei 2026 | 00:04
Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34
Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13
Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00
Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40
Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12
Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44
Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00
Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41