Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Dia mengaku tak habis pikir saat ada laporan masuk terkait penggelembungan suara yang memenangkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran hingga 800 suara. Padahal tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak lebih dari 300 suara.
“Semua TPS itu maksimal 300 suara, kok ada laporan seolah-olah ada Paslon mendapat 700-800 (suara)? Ini gila! Udah, ini Pemilu gila ini!” tegas OSO, usai rapat bareng TPN Ganjar-Mahfud dan para Ketum Parpol di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10
UPDATE
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05