Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Dia mengaku tak habis pikir saat ada laporan masuk terkait penggelembungan suara yang memenangkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran hingga 800 suara. Padahal tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak lebih dari 300 suara.
“Semua TPS itu maksimal 300 suara, kok ada laporan seolah-olah ada Paslon mendapat 700-800 (suara)? Ini gila! Udah, ini Pemilu gila ini!” tegas OSO, usai rapat bareng TPN Ganjar-Mahfud dan para Ketum Parpol di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Populer
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34
Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27
UPDATE
Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46
Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23
Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59
Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39