Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang/RMOL
Dia mengaku tak habis pikir saat ada laporan masuk terkait penggelembungan suara yang memenangkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran hingga 800 suara. Padahal tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak lebih dari 300 suara.
“Semua TPS itu maksimal 300 suara, kok ada laporan seolah-olah ada Paslon mendapat 700-800 (suara)? Ini gila! Udah, ini Pemilu gila ini!” tegas OSO, usai rapat bareng TPN Ganjar-Mahfud dan para Ketum Parpol di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
UPDATE
Senin, 28 September 2026 | 18:16
Senin, 28 September 2026 | 18:09
Senin, 28 September 2026 | 17:44
Senin, 28 September 2026 | 17:38
Senin, 28 September 2026 | 17:33
Senin, 28 September 2026 | 17:25
Senin, 28 September 2026 | 17:16
Senin, 28 September 2026 | 17:08
Senin, 28 September 2026 | 17:05
Senin, 28 September 2026 | 16:59