Berita

Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN), Hafif Assaf/Ist

Politik

02 Unggul Quick Count, Relawan PGN Ingatkan Pendukung Jangan Jumawa

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 10:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengajak para pendukung paslon 02 untuk nonton bersama (Nobar) hasil quick count Pemilu 2024 di acara Mengawal Suara Rakyat di Istora Senayan, Jakarta pada Rabu malam (14/2).

Berdasarkan data masuk hingga pukul 19.13 WIB tadi, pasangan Gabrowo-Gibran unggul di tiga lembaga survei dengan perolehan suara lebih dari 55 persen. Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat paslon urut 02 itu memperoleh 58,24 persen dari data yang masuk 91,25 persen. Kemudian Populi Center mencatat 59,31 persen dari 89,24 persen data yang masuk dan Charta Politika 57,69 persen dari 86,55 persen data yang masuk.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN), Hafif Assaf menyambut baik hasil quick count Pilpres 2024.


Hafif mewakili PGN berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia yang sudah memilih paslon Prabowo-Gibran.

“Hasil quick count menjadi bukti bahwa masyarakat akan mempercayakan Prabowo-Gibran selama lima tahun ke depan untuk memimpin Indonesia menjadi lebih baik,” kata Hafif dalam keterangannya, Kamis (15/2).

“Intinya, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua bangsa Indonesia yang sudah mempercayakan pilihannya kepada pasangan Prabowo-Gibran. Terima kasih juga kepada semua organ relawan yang sudah berjuang dan tak lupa bagi semua pendukung partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) serta TKN yang sudah bekerja keras dari awal untuk mendukung paslon 02,” tambahnya.

Menurutnya, hasil survei quick count sudah menunjukkan hasil yang positif. Oleh karena itu, dia yakin pada bulan Oktober nanti jika tidak aral melintang, Prabowo dan Gibran akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.

Meskipun hasil akhir dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) belum diumumkan, Hafif mengajak masyarakat untuk memantau dan mengawal proses Pemilu supaya bisa dapat terus berjalan jujur dan adil, demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sambil memantau ke depan, mari kembali merajut persatuan dan kesatuan bangsa bagi semua elemen. Tantangan bangsa ini sangat banyak ke depannya, perlu persatuan dan kesatuan bangsa sebagai fondasi untuk melanjutkan pembangunan Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” imbuh dia.

“Janganlah kita ber-euphoria dan kemudian jumawa sehingga dapat merendahkan paslon lainnya. Mari kita rangkul semua pendukung paslon lainnya untuk bersama-sama membangun bangsa ini,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Dewan Pembina TKN Prabowo-Gibran yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Relawan ProGib Nusantara, Agum Gumelar, mengaku bersyukur pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul di quick count Pemilu 2024.

Agum menyebutkan kemenangan ini akan diterima dengan rasa bangga dan syukur.

"Kemenangan kita terima dengan rasa syukur, rasa bangga, rasa bahagia," kata Agum di acara Nonton Bareng Quick Count Pilpres 2024 di The Ballroom Djakarta Theater, Rabu (14/2).

"Kita bersyukur kerja keras kita rasanya sudah terbayar. Saya waktu itu, saya pernah mengatakan bahwa sebagai warga yang mengerti demokrasi, warga dengan sadar berdemokrasi, dewasa dalam berdemokrasi, kita harus siap, siap mengikuti pesta demokrasi," ungkapnya.

"Siap dalam arti apa, kalau kita menang kita harus terima itu, rasa bangga, rasa bahagia tanpa mengecilkan hati lawan kita, rival kita," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya