Berita

Tangkapan layar video yang menyebutkan mobilisasi Taruna STIN di Pemilu 2024 sebagaimana beredar di media sosial/Net

Politik

Mobililsasi Taruna STIN di Pemilu 2024 Hoax

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 19:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Taruna Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) memiliki hak suara pada Pemilu 2024 sebagaimana ketentuan undang-undang.

Tak hanya itu, para taruna STIN juga sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di daerah asal masing-masing. Jika sedang menjalani tugas belajar dan tidak pulang ke domisili asal, maka mereka mengurus pindah domisili pemilih di dekat kampus.

Demikian keterangan tertulis STIN dalam merespons isu mobilisasi taruna pada Pemilu 2024 yang belakangan beredar.


"Para Taruna STIN diperbolehkan pindah domisili pemilih di sekitar Bogor dengan syarat adanya surat tugas belajar yang dibuat resmi oleh lembaga STIN," demikian keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (14/2).

Terkait pindah domisili, perguruan tinggi yang bertempat di Sentul, Kabupaten Bogor ini juga sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor.

Data proses pindah domisili, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) juga telah dicocokkan dengan data resmi yang ada.

"KPU dan Bawaslu Bogor telah memperbolehkan dan tidak mempermasalahkan proses pindah domisili yang dilakukan Taruna STIN," lanjut keterangan tersebut.

Berkaitan dengan isu miring yang beredar, STIN juga menegaskan bahwa para taruna hanya melaksanakan hak konstitusionalnya, bukan melakukan operasi intelijen sebagaimana yang dituduhkan.

"Dengan demikian, tuduhan adanya mobilisasi Taruna STIN pada Pemilu 2024 sangat dapat dianggap sebagai hoax dan fitnah yang tidak berdasar," demikian rilis resmi STIN.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya