Berita

Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid (kiri) bersama Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) di Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/2)/RMOL

Politik

Tunggu Hasil Hitung Manual, TPN Ganjar-Mahfud Minta Pendukung Tetap Tenang

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 17:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud masih menunggu hasil resmi penghitungan suara manual.

Meskipun hasil hitung cepat Pilpres 2024 masih berlangsung hingga kini dan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo-Gibran unggul sementara, namun Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid meminta barisan pendukung tetap tenang.

“Kami masih menunggu hasil resmi penghitungan suara manual yang dilaksanakan,” kata Arsjad saat jumpa pers di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/2).
 

 
Arsjad menyebut, pihaknya bersama seluruh parpol pendukung dan pengusung serta relawan Ganjar-Mahfud masih melakukan penghitungan internal.

“Nah ini di setiap partai sedang melakukan tabulasi TPN juga dengan proses tabulasi yang terjadi,” imbuhnya.

Lebih jauh, Arsjad meminta semua pendukung untuk tetap tenang dan menunggu hasil penghitungan internal yang hingga kini masih dilakukan resmi Pilpres 2024.

“Khususnya pendukung daripada paslon 3 Mas Ganjar dan Prof Mahmud kita semangat tenang dulu, kenapa karena monitor yang kita lakukan ini bahwa energi sangat-sangat positif sekali,” tuturnya.

Turut mendampingi Arsjad saat jumpa pers, di antaranya Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono hingga Ketua DPP PDIP Aria Bima.

“Apa yang ada jadi jangan dulu mendengarkan apa hasil-hasil yang ada sekarang ini karena kami memonitor bahwa hasil yang ada sangat-sangat positif,” demikian Arsjad.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya