Berita

Ketua Panwascam Cipayung Desi Haryadi di halaman Kantor Kecamatan Cipayung, Selasa (13/2)/Ist

Nusantara

Patroli Cegah 'Serangan Fajar' Digencarkan Jelang Pencoblosan

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 23:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) gencar menggelar patroli pengawasan antipolitik uang selama masa tenang hingga pencoblosan pada Rabu (14/2) di Jakarta.

Patroli pengawasan pelanggaran politik uang salah satunya dilakukan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Cipayung, Jakarta Timur. Patroli dimasifkan untuk mengantisipasi 'serangan fajar' menjelang pencoblosan.

“Karena salah satu tahapan rawan adalah masa tenang, kami berupaya menekan 'serangan fajar' jelang pencoblosan," kata Ketua Panwascam Cipayung Desi Haryadi di halaman Kantor Kecamatan Cipayung, Selasa (13/2).


Menurut Desi, dalam melakukan patroli pengawasan saat masa tenang, jajaran Bawaslu melibatkan kepolisian. Dia mengatakan, satuan polisi turun bersama pengawas untuk memastikan tidak ada tindak pidana pemilu.

“Patroli ini untuk memastikan masa tenang bebas dari kegiatan politik. Juga kemungkinan adanya alat peraga yang belum dibersihkan," kata Desi.

Dalam melakukan patroli pengawasan antipolitik uang selama masa tenang hingga pencoblosan, dilibatkan 803 personel sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kecamatan Cipayung.

"Kami juga menekankan soal independensi dan netralitas serta memastikan tugas KPPS berjalan sesuai aturan yang berlaku," demikian Desi.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya