Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Politik

IPO: Pilpres 2024 Berpeluang Dua Putaran

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 19:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemilihan presiden (pillpres) 2024 masih jauh dari dua putaran. Hal itu berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) baru-baru ini.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengungkapkan bahwa pada hasil survei terakhir yang rilis bulan lalu menempatkan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai 42,3 persen.

Kemudian disusul paslon nomor 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 34,5 persen dan posisi ketiga ditempati pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 21,5 persen.


“Sejauh ini dalam catatan IPO, Pilpres berpeluang dua putaran, mengingat masih cukup jauh mengejar satu putaran,” kata Dedi kepada wartawan, Selasa (13/2).

Dedi menyebut pasangan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud masih sama-sama berpeluang masuk ke putaran kedua melawan Prabowo-Gibran.

Menurut Dedi, jika benar-benar terjadi dua putaran, pendukung Prabowo-Gibran bisa terpecah karena melihat suara Prabowo sudah mentok.

"Termasuk elite yang ada di Prabowo bukan tidak mungkin terpecah karena posisi Prabowo yang sudah maksimum dalam hal elektabilitas," ujarnya.

“Jika Ganjar yang masuk putaran kedua, maka koalisi Anies-Muhaimin masih mungkin bergeser ke Prabowo," kata Dedi menambahkan.

Di sisi lain, Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini melihat peluang Anies menang di putaran kedua melawan Prabowo sangat terbuka melihat tren elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu meningkat cukup signifikan.

“Anies dipastikan semakin termotivasi untuk menang. Anies berpeluang menang pada putaran kedua,” jelasnya.

Kendati begitu, Dedi tak menutup mata bahwa Ganjar juga bisa memberikan kejutan dengan lolos putaran kedua untuk melawan Prabowo.

Sebelumnya, Survei IPO terakhir dilakukan sejak 1 Januari hingga 7 Januari 2024. Jumlah responden diketahui mencapai 1.200 orang dengan kriteria telah memiliki hak pilih atau berusia di atas 17 tahun.

Metode survei menggunakan multistage random sampling dan pembagian kuesioner secara langsung. Margin of error sekitar 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Trenggono Akui Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 16:24

Razia Balap Liar di Pinang Ranti, Brimob cuma Amankan Satu Sepeda Motor

Senin, 08 Juni 2026 | 16:18

Tujuh Advokat Gugat Otto Hasibuan di PN Balikpapan

Senin, 08 Juni 2026 | 16:05

Silmy Karim Diperiksa Perdana KPK dengan Tangan Diborgol

Senin, 08 Juni 2026 | 16:04

Said Iqbal Merapat ke Istana, Siap Dilantik Jadi Penasihat Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 16:03

Wadirut Pertamina Kunjungi Kilang Balongan Pastikan Operasional Berjalan Baik

Senin, 08 Juni 2026 | 15:57

Jangan Kaget Masalah Ijasah Palsu Tidak akan Selesai

Senin, 08 Juni 2026 | 15:55

KPK Panggil 4 Swasta Kasus Gratifikasi di Lingkungan MPR

Senin, 08 Juni 2026 | 15:47

Profil Shin Tae Yong, Tangan Dingin Penakluk Jerman yang Kini Membesut Persija

Senin, 08 Juni 2026 | 15:45

Nanik S Deyang Berkebaya Biru Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 15:35

Selengkapnya