Berita

Presiden AS Joe Biden dan PM Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Ngambek, Lima Hari Tidak Komunikasi dengan Biden

SENIN, 12 FEBRUARI 2024 | 20:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah mendapat kritikan dari Presiden AS Joe Biden tentang serangan di Gaza, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan merasa kesal, terutama karena selama lima hari sejak itu kedua pemimpin belum melakukan komunikasi lagi.

Mengutip Anadolu Ajansi pada Senin (12/2), Netanyahu mengaku belum mengadakan pembicaraan apa pun.

Dia juga tidak menanggapi serius pernyataan Biden tentang upaya militer Israel di Jalur Gaza.


“Saya menghargai dukungan Presiden Biden terhadap Israel sejak awal perang. Saya tidak tahu persis apa yang dia maksud dengan hal itu,” kata Netanyahu dalam wawancara dengan ABC News.

Pada Kamis (8/2), Biden menyebut serangan balasan Israel terhadap Hamas di Jalur Gaza pada 7 Oktober lalu sangat berlebihan.

“Saya berpandangan, seperti yang Anda tahu, tindakan respons di Jalur Gaza sudah berlebihan,” kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih.

Belakangan Netanyahu semakin dibenci karena berencana melancarkan serangan darat ke Rafah, rumah bagi lebih dari 1 juta pengungsi Palestina yang berlindung dari kebrutalan Israel.

Serangan yang direncanakan telah memicu kekhawatiran akan terjadinya bencana kemanusiaan di kota tersebut.

Kantor Kepresidenan Biden memperingatkan bahwa serangan Israel di Rafah akan menjadi bencana bagi warga Palestina.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya