Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

TPS Rawan Bencana dan Dekat Posko Pemenangan Jadi Atensi Bawaslu

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 21:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RMOL. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sudah memetakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan pada Pemilu 2024 yang berlangsung tiga hari lagi.

Kesiapan itu disampaikan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, saat jumpa pers di markas Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (11/2).

Menurut Bagja, ada TPS yang sulit dijangkau, rawan bencana, dekat lembaga pendidikan/pabrik/perusahaan, dekat Posko/rumah tim kampanye peserta Pemilu, dan lokasi khusus.


“Ada juga yang terkendala jaringan listrik dan internet,” katanya.

Terkait TPS yang ada di dekat rumah pemenangan, menurut Bagja, itu masuk kategori rawan, karena berpotensi memunculkan mobilisasi massa.

"Tapi apakah dilarang? Tidak. Tapi dianjurkan agar lebih baik jauh dari rumah pemenangan. Kalau sudah terlanjur, maka harus ada perhatian khusus dari teman-teman pengawas dan pemantau serta masyarakat, agar dijaga kondusifitasnya," pungkasnya.

Disebutkan, 10.794 TPS berada di wilayah rawan bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan  gempa. Selain itu, 36.236 TPS mengalami kendala jaringan internet.

Ada 21.947 TPS yang berada di dekat Posko/rumah tim kampanye peserta Pemilu, 4.211 TPS sulit dijangkau, dan 2.299 TPS memiliki riwayat terjadi kekerasan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya