Berita

Mantan Perdana Menteri Belanda, Dries van Agt dan istrinya Eugenie van Agt-Krekelberg/Net

Dunia

Mantan PM Belanda dan Istri Meninggal Bersama Pakai Suntik Mati

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 11:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Perdana Menteri Belanda, Dries van Agt dilaporkan telah meninggal dunia di waktu yang sama dengan istrinya Eugenie van Agt-Krekelberg.

Keduanya memilih cara euthanasia atau suntik mati untuk mengakhiri hidup dan mengakhiri penderitaan di usianya yang ke 93 tahun.

Menurut laporan badan amal yang didirikan Dries pada Minggu (11/2), kedua pasangan itu meninggal dunia sejak hari Senin lalu dengan saling bergandengan tangan.


"Dia (Dries) meninggal bergandengan tangan dengan istri tercintanya yang sudah menemaninya lebih dari 70 tahun dan yang selalu dia sebut sebagai gadisku,” tulis laporan tersebut.

Menurut kantor berita The Rights Forum, Dries dan sang istri akan segera dimakamkan dalam sebuah upacara pribadi di kota Nijmegen di bagian timur.

Keduanya berada dalam kondisi kesehatan yang rapuh dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2019, Dries mengalami pendarahan otak saat memberikan pidato di acara peringatan Palestina dan tidak pernah pulih sepenuhnya.

Dries menjadi PM Belanda sejak 1977 hingga 1982. Dia kemudian meninggalkan partainya pada tahun 2017 karena tidak sesuai dengan pendekatan Christian Democratic Appeal yang dianutnya.

Setelah kunjungannya ke Israel pada tahun 1999, dia menjadi semakin vokal mengenai dukungannya terhadap rakyat Palestina.

Pada tahun 2009, Dries mendirikan The Rights Forum, yang mengadvokasi kebijakan Belanda dan Eropa yang adil dan berkelanjutan mengenai masalah Palestina dan Israel.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte telah menganggap Dries sebagai kakek buyutnya, memuji sosoknya yang sangat cakap dalam  berkomunikasi.

"Dries van Agt memberi warna dan substansi pada politik Belanda di masa polarisasi dan pembaruan partai,” kata Rutte dalam sebuah pernyataan.

Keluarga kerajaan Belanda pun memujinya.

“Dia berhasil menginspirasi banyak orang dengan kepribadiannya yang mencolok dan gayanya yang penuh warna,” kata Raja Willem-Alexander, Ratu Máxima, dan Putri Beatrix dalam pernyataan bersama.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya