Berita

Ganjar Pranowo. /Ist

Politik

Di Hajatan Rakyat, Ganjar Ajak Warga Solo Menang Total di Pemilu 2024

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 13:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh simpatisan dan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, diajak untuk bisa memenangkan Pemilu 2024 secara metal atau menang total.

Hal itu disampaikan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, saat berorasi dalam kampanye akbar Ganjar-Mahfud bertajuk Hajatan Rakyat di Benteng Banteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/8).

"Angkat tinggi-tinggi, nomor berapa?" tanya Ganjar.


"Tiga," jawab puluhan ribu orang yang memadati Benteng Vastenburg.

"Tiga memberikan pesan makna yang mendalam. Tiga adalah nomor Ganjar-Mahfud, kita taat sama Tuhan, kita patuh terhadap hukum, dan kita selalu loyal pada kehendak rakyat, dan kita juga harus metal, menang total," kata Ganjar yang disambut riuh massa.

Capres berambut putih ini juga mengajak para simpatisan untuk pendukung menjaga proses penghitungan suara tanggal 14 Februari nanti.

"Jaga TPS kita, jaga penghitungan suaranya, sampai kemudian kita bisa menentukan Insyaallah suara rakyat suara panjenengan adalah suara Tuhan," kata Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar juga berpesan kepada para simpatisan untuk pendukung untuk mengajak rekan-rekan serta keluarga mereka hadir ke TPS untuk mencoblos nomor 3.

"Temuilah saudara-saudara kita, temuilah tetangga kita, temuilah handai taulan di sekitar kita, temuilah fans-fans NDX, temuilah mereka kelompok arisan, keagamaan, seni budaya, pengajian, temuilah, dengarkan suara mereka, ajak mereka untuk menentukan pilihan, dan terakhir ajaklah mereka latihan mencoblos agar selalu ingat di tempat kita, nomornya berapa?" tanya Ganjar

"Tiga," jawab massa.

Lebih jauh, mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) ini yakin dalam gelaran pemilu nanti, aparat TNI-Polri hingga ASN akan netral.

"Insyaallah TNI, Polri, ASN, penyelenggara pemilu, semua juga akan netral, semua akan netral," pungkas Ganjar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya