Berita

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh saat tiba di acara Kampanye Akbar AMIN di Jakarta International Stadium (JIS), Pada Sabtu, 10 Februari 2024/RMOL

Politik

KAMPANYE AKBAR

Surya Paloh Ungkap Posibilitas Kerja Sama AMIN dengan PDIP

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 11:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peluang kerja sama antara partai koalisi pendukung pasangan calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) dengan PDI Perjuangan sangat besar.

Hal itu diungkap oleh Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh saat tiba di acara Kampanye Akbar AMIN di Jakarta International Stadium (JIS),  Pada Sabtu (10/2).

Surya mengatakan, kerja sama dengan oposisi perlu dilakukan guna mencapai stabilitas nasional.


"Saya pikir itu amat sangat, harusnya demikian, dan itu juga saya pikir bisa disadari oleh seluruh masyarakat untuk bisa menjalankan roda administratif pemerintahan yang membutuhkan stabilitas nasional agar tetap terjaga," kata dia.

Ketika ditanya tentang komunikasinya dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Surya mengatakan saat ini baik dirinya maupun Mega masih sibuk mengurusi pilpres.

"Saat ini masih sibuk. Saya pikir semangatnya sama (menjaga demokrasi). Harapannya sama, pada diri Mba Mega maupun saya. Kita semua pasti mempunyai satu tujuan, membangun bangsa ini," tegasnya.

Pasangan capres nomor urut satu menggelar kampanye akbar di JIS dengan mengangkat tema "Kumpul Akbar, Ber1 Berani Berubah", yang digelar mulai pukul 07.00-12.00 WIB.

Ribuan pendukung telah memadati stadion JIS yang memiliki kapasitas 80 ribu orang. Karena pengunjung yang membludak, beberapa pintu masuk utama telah ditutup dan sempat terjadi kericuhan akibat massa yang memaksa masuk.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya