Berita

Capres Ganjar Pranowo pada kampanye di Bogor/Ist

Politik

Ganjar: Kampanye Selesai, Saatnya Rakyat Tentukan Pilihan!

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 20:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang menghadiri acara Hajatan Rakyat di Stadion Pakansari, Cibinong, Kota Bogor pada Jumat sore (9/2). Puluhan ribu massa pendukung tumpah ruah memadati area stadion hingga meluber ke luar.

"Sampurasun! Kumaha damang? Bogor hari ini pecah. Setelah kemarin di GBK, Banyuwangi dan daerah lainnya, hari ini saya di Bogor dan disambut gegap gempita. Haturnuhun," ucap Ganjar mengawali pidatonya.

Ganjar menegaskan bahwa proses debat dan kampanye pilpres 2024 sudah selesai. Besok, Sabtu (10/2) adalah hari terakhir seluruh perhelatan kampanye capres-cawapres 2024. Dan pada 14 Februari, rakyat diharapkan datang ke TPS untuk menentukan pilihannya.


"Saatnya rakyat tentukan pilihan. Saatnya rakyat menilai, siapa calon pemimpin terbaik. Apa saja program kerjanya yang terbaik. Gunakan hak pilih anda dengan bebas tanpa tekanan. Datang ke TPS coblos nomor berapa?" ucap Ganjar.

"Tiga!!!" teriak warga kompak.

Ganjar menegaskan, masyarakat sudah cerdas untuk memilih. Siapa capres yang memiliki program terbaik. Ia sudah keliling ke berbagai daerah di Indonesia, tidur di rumah warga, menyapa masyarakat dan mendengarkan keluh kesah mereka untuk dijadikan program kerja dan kebijakan ke depan.

"Maka kenapa kami siapkan KTP Sakti, agar mereka yang harus dapat bantuan BLT, PKH dan pupuk subsidi bisa tepat sasaran. Kami siapkan program 1 Desa 1 Faskes dan 1 Nakes agar semua rakyat bisa mengakses kesehatan," tegasnya.

Untuk mengatasi kemiskinan, Ganjar akan memperbaiki sumber daya manusia Indonesia lewat pendidikan. Maka program SMK Gratis lulus langsung kerja dan satu keluarga miskin satu sarjana adalah langkah nyata.

"Maka kemiskinan yang ada di Indonesia, insyaallah Ganjar-Mahfud yang akan menyelesaikan dengan investasi di bidang pendidikan," tegasnya.

Terakhir, Ganjar menegaskan bahwa sudah banyak orang yang lapor padanya karena mendapat tekanan dan intimidasi. Ia meminta agar rakyat tidak takut pada tekanan atau intimidasi dalam menentukan hak suaranya.

"Jangan takut, mari kita lawan dengan cara yang benar. Kekuatan rakyat, tinjunya rakyat akan menghentikan semua bentuk penindasan. Ingat, kebenaran dan demokrasi akan menemukan jalannya sendiri," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya