Berita

Kementerian Pertanian bersama Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) melakukan penanaman jagung di Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat/Ist

Nusantara

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementan Libatkan Pemuda Tani Dorong Swasembada Jagung

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Pertanian (Kementan) mengawal jalannya kegiatan gerakan pemuda tani Indonesia (Gempita) yang melakukan penanaman jagung di Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Nantinya, hasil penanaman tersebut akan diserap langsung oleh perusahaan Internasional sebagai rangkaian dari program CSR.

Direktur Pembiayaan Kementan, Indah Megawati mengatakan bahwa kerjasama petani dan pengusaha harus didorong untuk meningkatkan skala produksi dan memperkuat ketahanan pangan. Ke depan, dia berharap ada lebih banyak perusahaan yang melakukan penyerapan serupa.


"Saya kira semua pihak mempunyai peran dalam mengawal pelaksanaan program ini terutama agar kita bisa memperkuat ketahanan pangan," ujar Indah, Jumat (9/2).

Indah menjelaskan penanaman ini diikuti berbagai unsur seperti Dinas Pertanian Provinsi maupun Kabupaten serta jajaran tentara nasional yang diwakili Danramil Pagaden Kapten Wahyu Triyono. Sementara Kementan menyiapkan bibit unggul dan alsintan.

"Luas lahan yang kita tanam mencapai 1000 hektare dengan produksi rata-rata di atas 7 ton per hektare. Jadi dengan memberikan kepastian hilirisasi dan harga pasar kita bisa mensejahterakan petani," bebernya.

Diketahui, produksi padi dan jagung merupakan program prioritas Kementan sebagai komoditas strategis masa depan bangsa untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

Jagung dan padi bahkan dipersiapkan mencapai target swasembada pada 3 tahun yang akan datang.

"Kami berharap teman-teman para pengusaha yang bergerak dalam sektor pertanian memiliki tujuan dan harapan yang sama dengan kita untuk mengajak para petani muda agar tertarik dan ikut serta menjadikan sektor pertanian sebagai peluang kerja serta kesempatan bisnis yang menjanjikan," katanya.

Danramil Pagaden Kapten (Inf) Wahyu Triyono menambahkan bahwa penguatan ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama untuk mewujudkan Indonesia lumbung pangan dunia.

"Harapan kami dengan kegiatan ini bisa menopang dan mendukung ketahanan pangan nasional, juga para petani di desa gembor ini bisa meningkat secara ekonomi membantu kehidupan sehari-hari petani kita," ungkapnya.

Koordinator Nasional Gerakan Pemuda Tani Indonesia, Ibrahim Asnawi mengatakan bahwa akselerasi percepatan tanam akan dilakukan secara luas dengan pelibatan pemuda tani yang lebih banyak. Hal ini sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk memutus rantai impor dan menjadikan kekuatan ekspor.

"Program ini kita dorong bersama sebagai upaya kita mewujudkan swasembada," jelasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya