Berita

Kerabat berduka ketika jenazah mereka yang tewas dalam serangan Israel dibawa ke Rumah Sakit En-Neccar di Rafah, Gaza selatan, pada 8 Februari 2024/Net

Dunia

Israel Serang Dua Rumah di Rafah, 8 Tewas termasuk Anak-anak

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 13:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serangan militer Israel terhadap dua rumah di Rafah di Gaza selatan pada Kamis pagi (8/2) menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 18 orang.

Tiga anak termasuk di antara yang tewas, seperti dilaporkan kantor berita negara Palestina Wafa.

Lima dari mereka yang tewas adalah anggota keluarga al-Sayyid dan tiga dari keluarga al-Nahhal, lapor kantor berita tersebut.


Hilangnya nyawa anak-anak menggarisbawahi besarnya jumlah korban jiwa yang diakibatkan oleh konflik tersebut.

Kengerian situasi ini semakin diperburuk dengan adanya korban tambahan akibat serangan terpisah. Empat orang kehilangan nyawa, dan banyak lainnya menderita luka-luka dalam pemboman sebuah taman kanak-kanak yang berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi para pengungsi di kota az-Zawayda, yang terletak di Gaza tengah.

Selain itu, satu orang dilaporkan tewas dalam insiden pemboman terpisah di Deir el-Balah, yang semakin memperkuat rasa tragedi dan keputusasaan yang melanda wilayah tersebut.

Penargetan rumah-rumah penduduk dan infrastruktur sipil, termasuk sekolah dan tempat penampungan, merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional,  menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk penghentian permusuhan dan kembalinya dialog dan diplomasi.

Dunia telah menyaksikan tragedi dari konflik Israel-Palestina. Seruan untuk segera menghentikan permusuhan dan memperbarui upaya menuju perdamaian semakin menguat. 
Komunitas internasional harus bersatu dalam mengutuk kekerasan terhadap warga sipil dan melipatgandakan upayanya untuk memfasilitasi dialog dan negosiasi yang bertujuan mencapai resolusi yang adil dan setara terhadap konflik yang telah berlangsung lama.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya