Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Hacker China Menyusup ke Jaringan Industri Penting AS Selama 5 Tahun

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok peretas Volt Typhoon, yang disponsori China, telah menyusup ke pusat transportasi dan infrastruktur beberapa industri penting di Amerika Serikat, selama setidaknya lima tahun.

Badan Keamanan Nasional AS, pengawas cyber AS CISA, FBI dan Administrasi Keamanan Transportasi mengatakan bahwa kelompok tersebut telah menyusup ke dalam jaringan organisasi penerbangan, kereta api, angkutan massal, jalan raya, maritim, pipa, air dan limbah.

Laporan yang dirilis pada Rabu (7/2) itu muncul seminggu setelah para pejabat AS mengumumkan operasi untuk memberantas Volt Typhoon dengan menghapus malware dari ribuan perangkat yang terhubung ke internet yang telah dibajak oleh kelompok tersebut untuk mendapatkan akses ke jaringan di bagian-bagian penting perekonomian.  


Volt Typhoon sejauh ini telah menimbulkan kekhawatiran khusus karena tampaknya ditujukan terhadap sabotase, bukan spionase.

"Para peretas China bersiap-siap untuk mendatangkan malapetaka dan menyebabkan kerugian nyata bagi warga negara dan komunitas Amerika, jika atau ketika China memutuskan sudah waktunya untuk menyerang," kata Direktur FBI Christopher Wray pada pidatonya pekan lalu, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (8/2).

Laporan Rabu menyebutkan bahwa Volt Typhoon menggunakan teknik yang juga telah dipraktikkan oleh peretas yang berafiliasi dengan Rusia. Hal ini termasuk taktik “hidup di luar wilayah,” di mana peretas menggunakan alat yang ada agar tetap berada di bawah radar.

“Kami sangat prihatin terhadap aktivitas dunia maya yang berbahaya dari aktor yang disponsori negara China yang oleh industri disebut Volt Typhoon,” kata pejabat senior CISA, Eric Goldstein.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

UPDATE

BNI dan Universitas Terbuka Perkuat Digitalisasi Dana Riset

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:10

KPK Agendakan Ulang Periksa Budi Karya Pekan Depan

Rabu, 25 Februari 2026 | 18:05

BGN Tegaskan Jatah MBG Rp8–10 Ribu per Porsi, Bukan Rp15 Ribu

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:52

PDIP Singgung Keadilan Anggaran antara Pendidikan dengan MBG

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:30

Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Usulan THR Bebas Pajak

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana ke Nadiem dan Harga Chromebook Dinilai Wajar

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:20

Mudik Gratis Jasa Marga 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Rutenya

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:18

Legislator PDIP Minta Tukang Ojek Pandeglang Dibebaskan dari Tuntutan Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:11

Meksiko Jamin Piala Dunia 2026 Aman usai Bentrokan Kartel

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:00

5 Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan agar Tubuh Tetap Bugar

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:54

Selengkapnya