Berita

Jurubicara Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka, Emil Elestianto Dardak, dalam acara Dialog bersama milenial dan generasi Z bertajuk "Inspirasi Muda, Aksi Nyata: Peran Anak Muda untuk Ekonomi Kreatif, Merawat Lingkungan, dan Menumbuhkan Diversity", di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis malam (8/2)/RMOL

Politik

Soal Gibran, Emil Dardak: Meski Anak Presiden Harus Berjuang Sendiri

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 02:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Posisi Gibran Rakabuming Raka di dunia politik hari ini, tidak disebabkan statusnya sebagai putra sulung Presiden Joko Widodo.

Hal itu ditegaskan dipastikan Jurubicara Gibran, Emil Elestianto Dardak, dalam acara Dialog bersama milenial dan generasi Z bertajuk "Inspirasi Muda, Aksi Nyata: Peran Anak Muda untuk Ekonomi Kreatif, Merawat Lingkungan, dan Menumbuhkan Diversity", di Warung WOW KWB, Jalan Warung Jati Timur, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis malam (8/2).

Emil yang masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur ini menjelaskan, Gibran mempunyai kesamaan dengan dirinya, yaitu memulai karier politik sebagai kepala daerah.


Dia mengungkapkan, kesuksesan kerja pemerintah daerah yang mereka pimpin tidak serta merta mulus dalam menjalankan program, meskipun anggaran pemerintah pusat mengalir cukup banyak.

"Saya ngobrol sama Mas Gibran, itu suksesnya bukan karena diguyur dana dari pusat. (Misalnya di Jawa Timur) rest area di jalan nontol kita mau bangun di Trenggalek. Kita dapat dana gede, tapi ada pemilik tanah yang tidak mau dibebaskan tanahnya. Orang ini sudah tiga kali kena gusur," tutur Emil.

Dia mengungkapkan, proyek pembangunan rest area di jalan nontol Trenggalek bisa berhasil bukan karena pendekatan subversif, tetap melalui pendekatan akomodatif. Dirinya mendatangi langsung salah satu rumah pemilik tanah yang akan dibangun rest area tersebut, dan memastikan apa saja yang dibutuhkan keluarga yang terkena gusuran tersebut.

"Akhirnya saya bicara dengan bapaknya, saya bawa buah dan langsung sungkem," Emil bercerita.

Dari kejadian itu, Emil tiba-tiba menegaskan bahwa siapapun bisa berhasil apabila memiliki kesempatan menjadi pemimpin, apalagi apabila dia disenangi masyarakat.

Nah, menurutnya, hal itu berlaku juga bagi Gibran yang kini tengah menjadi calon wakil presiden (cawapres) bersama calon presiden (capres) Prabowo Subianto di Pemilu Serentak 2024.

"Meskipun dia anak presiden, tapi dia harus berjuang sendiri. Nyemplung langsung," demikian Emil.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya