Berita

Anggota KPU RI Idham Holik/RMOL

Politik

KPU Kirim Petugas ke Malaysia Cek Kasus Viral Surat Suara Dicoblos

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 18:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kejadian surat suara dicoblos sepihak oleh orang tak dikenal yang terekam dalam video yang viral di media sosial (medsos), direspons Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan mengirim petugas ke Malaysia.

Anggota KPU RI Idham Holik menjelaskan, pihaknya melakukan pengecekan ke Malaysia yang menjadi lokasi kejadian surat suara metode pos dicoblos bukan oleh pemilih yang terdaftar.

"Kami akan mengirim tim untuk melakukan pendalaman terhadap semua informasi berkenaan dengan pelaksanaan pemungutan suara di Malaysia, baik pemungutan suara metode pos maupun KSK (kotak suara keliling)," ujar Idham kepada wartawan, Kamis (8/2).


Idham memastikan, pelaksanaan pencoblosan Pemilu Serentak 2024 di luar negeri di negara lain, baik menggunakan metode pos, Kotak Suara Keliling (KSK) hingga Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPS LN), tidak seperti di Malaysia.

"Sejauh ini pelaksanaan pemungutan suara di luar negeri menggunakan tiga metode, yakni TPSLN, KSK, dan pos, alhamdulillah berjalan lancar, kecuali di Kuala Lumpur," urainya.

Pemungutan suara Pemilu Serentak 2024 di luar negeri dimulai sejak 4 Februari 2024 untuk metode KSK, 5 hingga 11 Februari 2024 untuk metode pos, serta 5 hingga 14 Februari 2024 untuk metode TPS LN.

Gelaran pemilihan di luar negeri berlangsung di 128 Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya