Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya H Harefa melantik 50 ASN baru/Ist

Hukum

KPK Lantik 50 ASN Baru

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 22:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL



RMOL.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik dan mengambil sumpah jabatan 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru. Empat di antaranya menempati posisi jabatan Fungsional Auditor Terampil.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya H Harefa yang disaksikan dua orang saksi, yakni Kepala Biro Keuangan KPK Arif Waluyo, dan Inspektur KPK Subroto di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).


Dalam kegiatan ini, turut dihadiri Ketua Sementara KPK, Nawawi Pomolango. Dalam sambutannya, Nawawi menaruh harapan besar kepada para ASN yang baru dilantik dalam menjaga semangat memberantas korupsi.

"Selamat berkarya mengabdi bagi negeri ini melalui KPK. Hal yang terpenting adalah menjaga kukuhnya integritas. Integritas ditempatkan di atas segalanya bagi seorang insan KPK. Sehingga diharapkan, rekan-rekan semua dapat menjadi role model ASN di lingkungan KPK," kata Nawawi.

Sebanyak 50 ASN tersebut merupakan lulusan Sekolah Kedinasan yang telah dinyatakan memenuhi syarat untuk pengangkatan menjadi ASN. Sebelumnya, pegawai berstatus Calon ASN (CASN) tersebut telah bertugas selama satu tahun terakhir di lingkungan KPK. Status alih pegawai KPK menjadi ASN secara khusus diatur dalam UU 19/2019 tentang KPK.

Dengan diangkatnya 50 pegawai berstatus CASN menjadi ASN di lingkungan kerja KPK, maka hingga saat ini sudah ada 1.711 pegawai KPK berstatus ASN.

Selanjutnya, Cahya mengatakan, pelantikan 50 ASN ini dapat menjadi semangat baru bagi pegawai KPK untuk terus bekerja dan mengabdi kepada bangsa dan negara yang patut disyukuri.

"Karenanya syukuri dengan wujudkan semangat kerja dan meningkatkan profesionalisme dalam bekerja serta berkontribusi maksimal pada bidangnya. Hal tersebut juga merupakan cerminan dari core values ASN yaitu BerAKHLAK, Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif," tambah Cahya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya