Berita

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, DR RE Nainggolan saat menyambut secara adat Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu/RMOLSumut

Politik

Jokowi Tegaskan Tidak Kampanye, RE Nainggolan: Tunjukkan Sikap Negarawan

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 14:32 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Penegasan Presiden Joko Widodo bahwa dirinya tidak akan berkampanye untuk pasangan manapun dalam Pilpres 2024 dinilai memperkuat bukti bahwa dirinya seorang negarawan. Penegasan ini seperti disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat meresmikan ruas tol di Kabupaten Batubara.

Tokoh masyarakat Sumatera Utara, RE Nainggolan mengatakan penegasan ini menunjukkan jika Joko Widodo merupakan seorang negawaran.

“Secara UU sesungguhnya dimungkinkan, dan itu sudah disampaikan sendiri oleh Bapak Presiden beberapa waktu lalu. Akan tetapi, saat berkunjung ke Sumatera Utara, daerah yang begitu beliau cintai, sudah ditegaskan beliau tidak akan berkampanye. Saya kira ini bukti kuat sikap seorang negarawan, a true statesman,” ujar tokoh masyarakat Sumut, Dr RE Nainggolan MM saat dimintai tanggapannya soal penegasan Kepala Negara itu.


Birokrat senior yang sudah menyandang berbagai penghargaan itu menilai sebagian orang terlalu buru-buru menyimpulkan bahwa Presiden Jokowi akan terjun berkampanye ketika dia menyebut soal bolehnya melakukan hal tersebut menurut UU.

“Tidak sekadar terburu-buru menyimpulkan, bahkan sudah sangat banyak tuduhan dan hujatan kepada beliau. Sebagaimana belasan tahun terakhir ini, beliau juga hanya menanggapi semua itu dengan senyuman,” katanya.
Pada bagian lain, RE mengungkapkan kadang dirinya merasa sedih, bagaimana seorang pemimpin, negarawan yang telah melakukan begitu banyak hal untuk negeri ini, selalu saja menjadi target hinaan dan cacian, sementara para penghina itu tanpa beban apa-apa menikmati hasil kerja pemerintahan yang dipimpin orang yang mereka olok-olok.

“Akan tetapi, begitu melihat Pak Jokowi sendiri begitu tenang dan teduh merespons itu semua, saya kemudian menjadikannya sebuah pelajaran. Bahwa beliau begitu mengasihi negeri ini, mengasihi rakyat Indonesia, dan inti dari kasih adalah sabar, tidak memegahkan diri, tidak sombong,” kata tokoh yang mendapat pengakuan luas atas kesuksesannya memimpin Panitia Jubileum 50 Tahun Christian Conference of Asia atau Dewan Gereja-gereja Asia itu.

Diketahui, Presiden Jokowi sedang berkunjung ke Sumut, dan di antaranya agendanya adalah meresmikan jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi Tebing Tinggi-Indrapura dan Tol Indrapura-Kisaran Seksi Indrapura-Lima Puluh di Kabupaten Batubara.
Kedua tol tersebut merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Kepada wartawan seusai peresmian, Rabu (7/2/2024), Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut berkampanye untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu ditegaskannya menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa dia akan ikut dalam kampanye pada hari-hari terakhir menjelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

"Yang bilang siapa (saya mau ikut kampanye)? Ini, ini, ini saya ingin tegaskan kembali, pernyataan saya yang sebelumnya. Bahwa presiden memang diperbolehkan undang-undang untuk berkampanye," ujar Jokowi.
"Dan juga sudah pernah saya tunjukkan bunyi aturannya. Tapi, jika pertanyaannya apakah saya akan ikut kampanye? Saya jawab tidak. Saya tidak akan berkampanye," tegas Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia menggunakan hak pilihnya pada hari Rabu pekan depan. "Saya mengimbau, mengajak seluruh masyarakat agar menggunakan hal pilih, datang ke tempat pemungutan suara (TPS), memberikan suara sesuai pilihan," kata Jokowi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya