Berita

Kebersamaan Jusuf Kalla dan Anies Baswedan/RMOL

Politik

Khawatir Terjebak Macet Parah, JK Belum Pasti Hadiri Kampanye 01 di JIS

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 14:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla belum bisa memastikan akan hadir dalam kampanye akbar Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada 10 Februari mendatang.

"Nanti kita lihat dulu," singkat sosok yang akrab disapa JK itu dikediamannya di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).

JK sendiri mengaku belum menerima undangan kampanye akbar dari pasangan calon yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu.


"Saya lihat bisa sekian banyak orang (yang datang), nanti macet di jalan, saya tidak bisa pulang nanti," kata JK sambil tertawa.

Kampanye akbar pasangan berjuluk Amin ini mengangkat tema Kumpul Akbar, Ber1 Berani Berubah". Acara digelar mulai pukul 07.00-12.00 WIB.

Sejauh ini pemesanan e-tiket kampanye akbar pasangan Amin di JIS menarik minat banyak masyarakat.

Terbukti, pemesanan e-tiket yang diakses melalui goers.co/kumpulakbar pada Rabu, 7 Februari 2024 mulai pukul 11.11 WIB langsung diserbu masyarakat.

“Dalam hitungan menit saat pemesanan tiket dibuka, ada sekitar 3,5 juta pengunjung, sehingga website harus menampung waiting list yang berdurasi hingga 4 jam. Ini rekor melebihi saat penjualan tiket war atau konser lainnya,” ungkap Co-Founder Goers, Niki, lewat keterangan resminya.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya