Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

Bareng Prabowo-Gibran, Demokrat Bertekad Genjot Pertumbuhan Ekonomi

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 18:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrat berkomitmen meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Sejumlah langkah pun telah disiapkan untuk merealisasikan hal tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam pidato politiknya yang mengangkat tema Indonesia Maju Rakyat Sejahtera di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (6/2).

Menurut sosok yang akrab disapa AHY itu, konsumsi domestik perlu didorong dengan menjaga tingkat inflasi dan mendorong redistribusi ekonomi.


"Upaya ini bisa dilakukan melalui kebijakan upah minimum, subsidi dan bantuan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan serta kebijakan ekonomi yang berfokus pada pengurangan kesenjangan daya beli masyarakat," kata AHY.

AHY melanjutkan, komponen selanjutnya yang harus ditingkatkan adalah dengan meningkatkan investasi dengan memperbaiki iklim usaha dan daya saing nasional, mempermudah proses perizinan, transparan dan proaktif serta menggenjot kegiatan ekspor-impor.

"Semua strategi pertumbuhan ekonomi tadi Insya Allah akan lebih mudah direalisasikan jika pasangan Prabowo-Gibran terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 5 tahun mendatang," tegas AHY.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menambahkan, Partai Demokrat akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih lebih banyak kursi di parlemen baik di DPR RI, DPRD, Kabupaten/Kota.

"Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, Kami memohon doa dukungan dan suara dari Bapak/Ibu, saudara-saudara sekalian untuk partai Demokrat dan pasangan Prabowo-Gibran dalam mewujudkan semua cita-cita mulia kita," demikian AHY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY, turut hadir menyaksikan pidato politik AHY. Pidato Politik lengkap AHY ini akan disiarkan di tvOne, Kompas TV dan CNN TV pada Sabtu (10/2) pukul 19.30 WIB.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya