Berita

TKN Fanta Prabowo-Gibran menerima Pejabat Menteri Besar Negeri Perak Malaysia di Fanta Headquarters, Jalan Surabaya nomor 45, Menteng, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Di Depan Pejabat Malaysia, TKN sebut Prabowo akan Jadi Kekuatan Asia Tenggara

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 14:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Arief Rosyid Hasan menerima Pejabat Menteri Besar Negeri Perak, Malaysia di Fanta Headquarters, Jalan Surabaya Nomor 45, Menteng, Jakarta Pusat.

Para pejabat Malaysia yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Pengarah Komunikasi dan Media Pejabat YAB Menteri Besar Perak Darul Ridzuan Abdul Muin Bin Sapidin, Head of Strategic Communication Consultant Iqbal Jamal, mantan Pengarah Komunikasi Pejabat Menteri Besar Perak Nizamuddin Isa, Special Officer Ali Yahya, Data Scientist Shahrill Sabarudin, Media dan Communications Consultant Muhammad Zaki Mahmood.

“Asia Tenggara adalah salah satu kekuatan dunia yang suku Melayu dan Islamnya mayoritas. Seperti banyak prediksi saintis, bandul sejarah akan selalu bergeser. Kalau dulu ke Eropa, sekarang dia itu geser ke Asia Tenggara. Dengan dia bergeser ke Asia Tenggara, maka persaudaraan dengan teman-teman yang ada di Malaysia harus kita jalin dengan baik,” ujar Arief lewat keterangan tertulisnya, Selasa (6/2).


Selain itu, Arief berharap silaturahmi dengan orang muda Malaysia dapat terus terjalin dan membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia dan dan kawasan Asia Tenggara.

“Kita terbuka sekali, bahkan kita ingin di masa yang akan datang hubungan antara negara, antar anak muda ini bisa jauh lebih baik. Serta bisa membawa kemajuan bangsa kita di Indonesia, dan tentu saja sebagai kawasan Asia Tenggara,” kata Arief.

Arief menuturkan, jika menang Pilpres 2024, pasangan Prabowo-Gibran akan menjadi kekuatan Asia Tenggara.

"Kan (Pak Prabowo) selama ini punya militansi, punya nasionalisme yang kuat beliau secara pertahanan, keamanan bisa membawa bangsa kita lebih maju apalagi menggandeng kekuatan Asia Tenggara dan Pak Prabowo terhadap komitmen terhadap keumatan Islamnya tinggi, jadi sama Malaysia semakin erat hubungannya," demikian Arief.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya