Berita

Ketiga Calon Presiden RI, saat debat terakhir di JCC, Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Prabowo Dorong Penegakkan Hukum untuk Lindungi Perempuan

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 21:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, mendorong penegakkan hukum sekeras-kerasnya untuk melindungi perempuan, saat menjawab pertanyaan Anies Baswedan terkait upaya melindungi dan memberdayakan perempuan Indonesia.

Saat debat Capres di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2) dia mengatakan, jika menjabat kelak, dia berkomitmen terus melindungi perempuan.

“Kita akan tegakan hukum dengan sekeras-kerasnya. Tanpa pikir panjang, kita lindungi korban kekerasan, eksploitasi, human trafficking dan sebagainya. Saya sangat mendorong penegakan hukum,” tegasnya.


Dia juga menegaskan, pihaknya akan mendorong dengan bantuan LSM yang concern terhadap perempuan, melindungi para perempuan, seperti yang saat ini sudah ia lakukan.

“Saya sendiri aktif menyelamatkan perempuan di luar negeri dari tindakan seperti itu,” katanya.

Seperti diketahui, Prabowo sempat berjasa menyelamatkan pekerja migran Indonesia (PMI) dari ancaman hukuman gantung, berkat informasi dari aktivis perempuan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya